Spread the love
MayaMediaNews.com – Jakarta. Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol. Napoleon Bonaparte menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (8/2). Sidang mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu beragendakan mendengarkan keterangan terdakwa.
Pengacara Terdakwa Gunawan Raka Sh. mengatakan ” Segala fakta yang menyangkut pembuktian semua sudah dari 12 surat ternyata hanya 3 surat yang ditandatangani terdakwa dan itupun bukan penghapusan Red Notice atau penghapusan DPO (Dalam Pencarian Orang) dan hanya permohonan Red Notice baru dan permohonan surat – surat yang baru”.
“Kalau yang lain sudah terbantahkan bukti uang tidak ada, bukti transaksi tidak ada, bukti tuduhan mengirim uang tidak ada jadi sekarang dalam posisi untuk menyusun pembelaan bagaimana berikutnya untuk Hakim mengambil putusan karena tidak ada saksi yang mengatakan terdakwa menerima uang dari sisi melanggar kewajiban juga hanya 3 surat yang ditanda tangani oleh terdakwa”, ujar raka.
Sebagai informasi Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice Polri dengan agenda pemeriksaan terdakwa mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *