Spread the love
MayaMediaNews.com – Jakarta, Puluhan orang yang mengatasnamakan Pedagang Pasar Kalideres menggelar unjuk rasa dipimpin oleh H. Romli sebagai kordinator lapangan Bertempat Dikantor PD. Pasar Jaya di Jl. Cikini Raya No.90, RT.10/RW.5, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat,
Sebelumnya Para pedagang Pasar Kalideres Menolak pembangunan TPS (tempat penampungan sementara) di area parkir. Dikarenakan tempatnya terlalu sempit, tidak nyaman dan tidak layak untuk dijadikan tempat bertransaksi. Apalagi di masa pandemi seperti ini, tempat yang terlalu sempit akan membuat pengunjung berdesakan dan itu jelas menyalahi protokoler kesehatan.
Akhirnya para pedagang diterima oleh pihak terkait dari PD. Pasar Jaya untuk bersama berdiskusi dengan 5 orang perwakilan masuk kedalam gedung sisanya menunggu diluar sesuai protokol  kesehatan.
Selaku perwakilan Pedagang H. Romli berbicara “kami menolak pembangunan TPS (tempat penampungan sementara) di area parkir, karena tempatnya terlalu sempit, tidak nyaman dan tidak layak untuk dijadikan tempat bertransaksi. Apalagi di masa pandemi seperti ini, tempat yg terlalu sempit akan membuat pengunjung berdesakan dan itu jelas menyalahi protokoler kesehatan”.
Sementara itu Pak Anugrah Esa selaku Direktur Usaha dan Pengembangan PD. Pasar Jaya mengatakan “keinginan pedagang kalideres maunya 1 lantai ya, tetapi sesuai perundangan yang berlaku kita ada aturan tentang Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Koefisien Dasar Hijau (KDH) sehingga untuk menampung jumlah pedagang yang ada disana didesain pasarnya menjadi 2 lantai ya, maksudnya 1 lantai dasar dan lantai 1 (satu) dan ini sudah dijelaskan aturan mainnya yang kita harus taati jadi sesuai Perda 1 tahun 2014”.
“Tentang TPS (Tempat Penampungan Sementara) karena terbatas lahan termasuk area parkir, kita akan tampung aspirasi pedagang ada perbaikan 31 tempat usaha, ini akan kita sesuai kan dengan turunnya Tim kita dan kita melihat wajar saja aspirasi pedagang kasih masukan ke kita dan mereka butuh kepastian juga ini pasar dibangun mandeg atau tidak kami jawab tidak karena dananya sudah ada untuk pembangunan sekitar 8 bulan untuk dana hampir 15 milyar untuk 1 pasar dananya dari pemda, untuk pasar rakyat gratis dana bangunan hanya diminta retribusi saja”, ujar Anugrah.
diharapkan para pedagang pasar mensupport kami selaku PD. Pasar Jaya karena kondisi pasar sudah memprihatinkan karena sudah lebih 20 tahun dan potensi ancaman kebakaran dan lainnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *